KEKURANGAN BISNIS WARALABA


KEKURANGAN BISNIS WARALABA


Waralaba merupakan sebuah jenis hubungan kerja yang memiliki kontrak atau perjanjian antara pemilik utama waralaba atau (franchisor) dan penerima usaha (franchisee). Pelaksanaan dari bisnis waralaba biasanya adalah kegiatan pertukaran uang dengan perjanjian kontrak agar dapat menjalankan bisnis yang sama dengan franchisor dalam jangka waktu tertentu. Usaha ini sedang trend di kalangan masyarakat di Indonesia. Banyak seseorang yang membuka usaha ini, seperti sesorang yang sudah berpekerjaan tetap lalu membuka usaha waralaba untuk kerja sampingan, bahkan sampai mahasiswa atau remaja yang membutuhkan penghasilan untuk membiayai kehidupannya.

Usaha waralaba banyak keuntungan, di antaranya usaha ini sangatlah di sukai oleh masyarakat luas dan usaha ini dapat di katakan menguntungkan. Meski banyak di sukai banyak orang, usaha waralaba ini pun juga memiliki kekurangan di balik itu semua. Masih banyak orang yang belum mengetahui kekurangan dari usaha waralaba, contohnya yaitu:

  1. Adanya biaya waralaba
Memang usaha waralaba ini, kita diharuskan untuk mengeluarkan biaya. Biaya itu pun dapat kecil maupun besar. Tergantung jenis usaha, fasilitas dan ketenaran dari usaha yang anda pilih. Biasanya pemilik waralaba akan menerapkan sistem biaya ini kepada si pembeli waralaba pada awal pertemuan mereka. Selain itu, juga ada seorang pemilik usaha yang juga memerlukan biaya lanjutan yang di bebankan kepada pembeli waralaba. Jadi,seorsng yang akan membeli waralaba terasa terbebani karena tarif biaya yang harus dikeluarkan dua kali.

  1. Pemotongan keuntungan
Pembeli waralaba pun harus membayar biaya royalti kepada si pemilik waralaba, dengan pemotongan sedikit keuntungan dari usahanya. Biasanya pun biaya yang harus di bayarkan tidak terlalu mahal atau besar, tetapi sedikit dari keuntungan yang anda dapatkan. Tapi tak perlu khawatir, tidak semua usaha menerapkan sistem seperti ini. Ada baiknya saat akan membeli usaha tanyakan pertanyaan ini.

  1. Ketergantungan pada waralaba lain
Salah satu kekurangan terbesar dari waralaba adalah tergantungnya waralaba terhadap waralaba yang lain. Jika waralaba yang lain melakukan kesalahan yang mengakibatkan rusaknya usaha waralaba, maka hal ini juga akan mempengaruhi waralaba yang kita kelola. Karena kita hanyalah seperti menumpang dengan usaha yang terdahulu. Kita membeli lalu menjalankan sesuai dengan sistem yang kita lakukan.





Komentar